Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ari Purbayanto menandatangani Berita Acara Serah Terima Guru Penddikan Anak Indonesia di Malaysia, disaksikan oleh Konsul Jenderal Johor, Konsul Jenderal Kota Kinabalu, Perwakilan Kementerian Pendidikan Indonesia dan perwakilan Jabatan Pendidikan Negeri Sabah. (Dok Atdikbud KL)

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ari Purbayanto menandatangani Berita Acara Serah Terima Guru Penddikan Anak Indonesia di Malaysia, disaksikan oleh Konsul Jenderal Johor, Konsul Jenderal Kota Kinabalu, Perwakilan Kementerian Pendidikan Indonesia dan perwakilan Jabatan Pendidikan Negeri Sabah. (Dok Atdikbud KL)

Tawau, Selasa, 28 September 2016 kemarin sebanyak 114 orang guru yang direkrut oleh Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud untuk ditugaskan mendidik anak-anak Indonesia di wilayah Sabah dan Indonesian Community Center Johor Bahru (Rintisan Sekolah Indonesia Johor Bahru) telah diserahterimakan Atdikbud Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc. 

Acara serah terima tenaga pendidik dan kependidikan untuk wilayah Sabah, dilaksanakan di ballroom Hotel Promenade, Tawau dengan penandatanganan Berita Acara oleh pihak Direktur Pembinaan Guru Dikmen, Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud Anas M. Adam dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Prof. Dr. Ari Purbayanto, Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu Akhmad DH Irfan, Konsul Jenderal RI Johor Bahru Taufiqur Rijal, dan Plt. Konsul RI Tawau Abdul Fattah Zainal.

Menurut Atdikbud, pengiriman guru ini merupakan tahap 7 untuk tingkat pendidikan dasar bagi anak-anak Indonesia di Sabah dan Johor Bahru. Dalam kesempatan tersebut juga serah terima guru tahap 2 yang berjumlah 14 orang untuk jenjang pendidikan menengah untuk ditempatkan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Sabah.

Dalam sambutannya, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur berpesan kepada guru yang dituaskan di CLC agar dapat beradaptasi dengan medan yang sangat berbeda dengan sekolah-sekolah pada umumnya.

“Tempat pengabdian Community Learning Center (CLC) berlokasi dibelantara perkebunan sawit, yang kondisinya jauh dari kelengkapan. Banyak keterbatasan yang akan dijumpai, namun saya yakin ibu dan bapak guru sudah siap menciptakan suasana belajar mengajar yang menyenangkan nantinya,” Ungkap Prof. Ari Purbayanto.

Lebih lanjut Atdikbud meminta kepada para guru harus siap membantu tugas-tugas dari kantor perwakilan terkait sesuai tugas pokok sebagai tenaga pendidik, termasuk siap mengelola dana negara secara transparan dan akuntabel. “Hal ini akan menjadi sebuah tantangan dalam menjalankan tugas yang dimulia sebagai seorang guru sehingga kelak sukses mengemban tugas mendidik mutiara-mutiara bangsa di Sabah, negeri di bawah bayu (land below the winds) sebagaimana yang telah dicontohkan oleh guru-guru yang bertugas sebelumnya,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Tuan Abdul Wahab dari Jabatan Pendidikan Negeri Sabah juga menyampaikan arahan, khususnya terkait dengan hal-hal teknis pelaksanaan tugas mengajar. Menurutnya, para guru harus menjaga keharmonisan hubungan dengan pihak manajemen ladang termasuk pengelola HUMANA Learning Center.

“Komunikasi yang baik tentunya akan menghasilkan kinerja yang harmonis bagi memudahkan para guru dalam menjalankan tugas belajar mengajar kepada siswanya,” pesan Tuan Abdul Wahab.

Sebelum dilakukan penandatanganan berita acara serah terima, Konjen RI Kota Kinabalu Akhmad D.H. Irfan juga mengingatkan agar para guru patuh pada aturan negara Malaysia dan agar selalu menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia.

“Karena di dada anda melekat garuda Indonesia, maka jangan sekali-kali melakukan tindak pelanggaran hukum, menyampaikan izin kepada pengelola CLC bila meninggalkan tempat tugas dan membawa dokumen paspor”, ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut sejumlah guru yang mengenakan pakaian adat sesuai dari daerah asal mereka diberi kesempatan saling berkenalan dengan tamu undangan yang hadir. Acara serah terima juga diselingi dengan hiburan pesembahan tari dan atraksi pencak silat dari siswa-siswi CLC. [AP].

administratorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Tawau, Selasa, 28 September 2016 kemarin sebanyak 114 orang guru yang direkrut oleh Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud untuk ditugaskan mendidik anak-anak Indonesia di wilayah Sabah dan Indonesian Community Center Johor Bahru (Rintisan Sekolah Indonesia Johor Bahru) telah diserahterimakan Atdikbud Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc.  Acara serah...