atdikbud-clc-sarawak-oktober-2016-2Miri, Sarawak – Dengan terbitnya sertifikat (sijil) pengakuan secara resmi keberadaan Community Leraning Center (CLC) di wilayah Sarawak, maka Pemerintah Indonesia dapat mengirim guru ke beberapa titik di Sarawak, Malaysia Timur.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Fasilitasi Internasional Kemdikbud RI, Dedi Karyana kepada Atase Pendidikan dan Kebudayan KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto dan Konsul Jenderal RI Kuching, Jahar Gultom di CLC Ladang Tiga, Miri, Sabtu (22/10/2016).

Baik Atdikbud KBRI Kuala Lumpur maupun Konjen RI Kuching menilai dengan adanya sertifikat pengesahan CLC dari Kementerian Pendidikan Malaysia, kedua negara dapat bekerjasama dalam menyelesaikan masalah pendidikan anak-anak Indonesia di Sarawak melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) secara professional dan kekeluargaan.

Dalam kesempatan yang sama, Konsul Jenderal RI Kuching, Jahar Gultom juga mengaku senang sekali karena dengan diperolehnya legalitas penyelenggaraan terhadap delapan CLC di Sarawak, maka Pemerintah melalui Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan sudah dapat mengirimkan guru-guru profesional sehingga mutu pembelajaran akan semakin baik.

Kementerian Pendidikan Malaysia akhirnya secara resmi mengakui status berdirinya delapan Community Leraning Center (CLC) di wilayah Sarawak, Malaysia Timur. Surat legalitas tersebut diserahkan oleh Wakil Direktur Bahagian Pendidikan Swasta Kementeriaan Pendidikan Malaysia, Akhmad Lotfi bin Zubir yang disaksikan oleh Atdikbud KBRI Kuala Lumpur dan Konjen RI Kuching.

Selain itu, Perwakilan Kementerian Pendidikan Malaysia Akhmad Lotfi juga berjanji akan menuntaskan proses pengesahan pendaftaran delapan CLC yang tersisa. “Kementerian berharap agar pihak syarikat perladangan segera menyelesaikan formulir pendaftaran CLC kepada Kementerian Pendidikan Malaysia melalui Jabatan Pendidikan Negeri Sarawak,” tegasnya. [AP] administratorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia

Miri, Sarawak – Dengan terbitnya sertifikat (sijil) pengakuan secara resmi keberadaan Community Leraning Center (CLC) di wilayah Sarawak, maka Pemerintah Indonesia dapat mengirim guru ke beberapa titik di Sarawak, Malaysia Timur. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Fasilitasi Internasional Kemdikbud RI, Dedi Karyana kepada Atase Pendidikan dan Kebudayan KBRI Kuala...