Kuala Lumpur, Menjelang perpisahan Duta Besar Mersekal TNI  Herman Prayitno 18 Januari 2016 mendatang, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto menerbitkan buku Dua Tahun Bersama Dubes Herman Prayitno,  Mencerdaskan Anak Bangsa di Negeri Jiran.

Prof Ari menjelaskan, penerbitan buku ini berhasil dirampungkan pada Desember 2016 lalu. Dalam tempo empat bulan Prof Ari dan team berhasil merangkum sejumlah agenda kerja dua tahun terakhir Dubes terkait layanan pendidikan kedalam buku Dua Tahun Bersama Dubes.

“ Buku ini berisikan sejumlah akfitas Dubes selama dua tahun terakhir khususnya layanan pendidikan di Malaysia, dibuku ini terdapat tiga bagian penting layanan pendidikan yang telah dijalankan yaitu, layanan pendidikan, layanan pendidikan tinggi dan juga layanan pendidikan kebudayaan,” jelas prof Ari.

Lebih lanjut Prof Ari menjelaskan, sangat banyak dukungan yang diberikan KBRI kepada masyarakat Indonesia di Malaysia khususnya terkait layanan pendidikan, semua ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan Dubes yang sangat peduli terhadap nasib anak bangsa di negeri Jiran ini.

Terkait tag line buku “ Mencerdaskan Anak Bangsa di Negeri Jiran” Prof Ari menanggapi bahwa tag line ini dipilih karena anak Indonesia yang berada di Malaysia merupakan “Duta Bangsa” yang dapat dijadikan sumber informasi, dan promosi Indonesia secara menyeluruh sehingga diharapkan dapat mengharumkan nama Indonesia.

“ Seperti yang dipesankan Dubes, bahwa pendidikan adalah hak segala bangsa, untuk itulah masyarakat Indonesia harus merasakan hadirnya negara dimanapun mereka berada, KBRI sangat memprioritaskan layanan pendidikan dapat dirasakan anak Indonesia di Malaysia, dan tugas saya sebagai Atdikbud menjalankan amanah tersebut,” ungkap Atdikbud lebih lanjut.

Selain itu, penerbitan buku ini juga ditujukan sebagai kenang-kenangan untuk Dubes agar capaian dan usaha yang telah diupayakan untuk mencerdaskan anak bangsa di negeri Jiran dapat selalu dikeng.

Sementara itu, Duta Besar Herman Prayitno menyambut baik penerbitan buku “ Dua Tahun Bersama Dubes Herman Prayitno,”. Baginya dua tahun terakhir capaian yang paling luar biasa adalah keberhasilan KBRI melegalkan sejumlah Community Learning Center (CLC) di Malaysia.

“ Usaha ini tentunya tidak akan lepas dari perjuangan Atdikbud, sehingga pemerintah Malaysia melegalkan sejumlah CLC untuk anak Indonesia mendapatkan hak pendidikan. Terimakasih untuk penerbitan buku ini, berharap perjuangan mencedaskan anak bangsa di negeri Jiran ini terus dilanjutkan,” ungkap Dubes memberikan apresiasi terkait penerbitan buku tersebut.(DA)

administratorKegiatan Atase Pendidikan
Kuala Lumpur, Menjelang perpisahan Duta Besar Mersekal TNI  Herman Prayitno 18 Januari 2016 mendatang, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto menerbitkan buku Dua Tahun Bersama Dubes Herman Prayitno,  Mencerdaskan Anak Bangsa di Negeri Jiran. Prof Ari menjelaskan, penerbitan buku ini berhasil dirampungkan pada Desember 2016 lalu. Dalam tempo empat...