Kuala Lumpur: Keluarga Besar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) menyelenggarakan acara perpisahan bersama Duta Besar RI untuk Kerajaan Malaysia, Herman Prayitno di hall sekolah, Senin, 16 Januari 2017.

Mantan kepala Staf Angkatan Udara ini mulai bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Malaysia sejak tahun 2013, menggantikan Duta Besar sebelumnya Tan Sri Da’i Bachtiar yag merupakan mantan Kepala Polisi Republik Indonesia.

Turut hadir Kepala Kanselerai sekaligus Ketua Badan Pembina SIKL, Freddy Panggabean, Atase Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Ari Purbayanto, Koordinator Fungsi Konsuler, Trigustono, Atase  Ketenagakerjaan Mustapa Kamal, Atase Imigrasi Mulkan Lekat, dan Ketua Komite Sekolah Dr. Lili Yulyadi serta anggota Dharma Wanita Persatuan KBRI Kuala Lumpur.

Rasa haru terasa sekali saat penyampaian pesan dan kesan dari pihak sekolah terhadap Duta Besar yang disampaikan oleh Kepala Sekolah, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd. dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Manajemen Mutu, Drs. Marwata, M.Pd.

Sementara itu para siswa tak mau ketinggalan menyampaikan kesan dan pesan mereka yang masing-masing diwakili oleh Naufal ari siswa TK, Adib Iad Madany mewakili siswa SD, Dhafina Khafifah mewakili siswa SMP dan Nursyafitri mewakili siswa SMA sekaligus OSIS.

Acara berlangsung meriah dengan persembahan tarian Pasambahan, angklung siswa, puisi dan menyanyi. Lebih seru lagi dengan adanya sumbangan lagu berjudul South of the Border oleh Duta Besar dan lagu sang lagenda Koes Plus Andaikan Kau Datang Kembali yang dinyanyikan oleh Atase Pendidikan Prof. Ari Purbayanto.

Dalam sambutan Atase Pendidikan yang intinya bahwa Duta Besar Herman Prayitno merupakan seorang pemimpin yang sangat memperhatikan pendidikan. Sangat konsen dengan profesionalime dan kesejahteraan guru serta kesuksesan siswa.

“Bapak Duta Besar telah memberikan inspirasi kepada keluarga besar untuk meningkatkan dan menjaga prestasi sekolah yang selama ini telah diraih dalam berbagai ajang kompetisi termasuk keberhasilan siswa menembus perguruan tinggi ternama baik di dalam maupun di luar negeri,” papar Prof. Ari Purbayanto.

Sementara itu, Duta Besar Herman Prayitno menghimbau semua guru dan staf agar meningkatkan profesionalime sebagai pendidik. Kepada semua siswa agar lebih berdisiplin dan mempertahankan prestasi yang selama ini telah diraih. “Meraih prestasi lebih mudah berbanding mempertahankannya,” ujar Duta Besar.

Di akhir sambutannya, Duta Besar mengajukan kuis untuk guru dan siswa. Hadiahnya berupa buku karya Prof. Ari Purbayanto yang berjudul “Dua Tahun Bersama Duta Besar: Mencerdaskan Anak bangsa”.

Acara diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama dengan semua siswa dan guru serta staf SIKL. (THS)

administratorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Kuala Lumpur: Keluarga Besar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) menyelenggarakan acara perpisahan bersama Duta Besar RI untuk Kerajaan Malaysia, Herman Prayitno di hall sekolah, Senin, 16 Januari 2017. Mantan kepala Staf Angkatan Udara ini mulai bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Malaysia sejak tahun 2013,...