Yogyakarta – Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., mengisi kuliah umum yang berlangsung di ruang sidang AR. Fachruddin, Universitas Muhammaiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, Kamis (9/2/2017).

Hadir pada kesempatan tersebut Rektor UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP,  Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., dekan dan dosen serta lebih 100 mahasiswa yang sedang belajar di kampus tersebut.

Kuliah umum yang bertema “Memperkuat Visi Keunggulan dan Kemandirian Pendidikan Indonesia di Abad XII” dimulai seusai penandatanganan perjanjian kerjasama pendidikan antara KBRI Kuala Lumpur dengan UMY dalam bentuk pengiriman mahasiswa UMY untuk mengikuti program praktek lapangan  di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

Dalam pemaparan materi, Atase Pendidikan menekankan perlunya kepedulian semua pihak untuk turut aktif meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia dengan cara mempelajari mutu pendidikan di luar negeri yang dianggap mampu bersaing dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Prof Ari Purbayanto menyebutkan negara Malaysia dan Singapura sebagai contoh negara terdekat yang mutu pendidikannya telah tertata dan terstruktur dngan baik.

Dijelaskan juga bahwa Malaysia memiliki keunggulan di bidang pendidikan serta memiliki karakter yang kuat serta memiliki hubungan yang baik atas kedekatan geografis dan budaya. Maka untuk itu, Indonesia khususnya UMY harus mendapatkan peluang kerjasama berbagai bidang, demi untuk meningkatkan mutu pendidikan kita.

Terkait dengan kerjasama dengan KBRI dan SIKL, Atase Pendidikan berharap agar kerjasama pendidikan tersebut bukan hanya melalui program PPL saja, namun juga mengadakan diplomasi kebudayaan. “Kita harus tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang besar. Dan tunjukkan melalui diplomasi kebudayaan ini bagaimana agar bahasa Indonesia menjadi bahasa yang dominan di ASEAN,” harapnya.

Sementara itu Rektor UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP mengatakan sangat disayangkan masyarakat Indonesia belum mampu mengambil peluang yang ada karena Indonesia belum memiliki rasa percaya diri yang utuh dan sering menutup diri sehingga sampai sekarang belum bisa menjadi negara maju.

Acara berlangsung hangat dan diakhiri dengan ramah tamah. (AP)

administratorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Yogyakarta - Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., mengisi kuliah umum yang berlangsung di ruang sidang AR. Fachruddin, Universitas Muhammaiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, Kamis (9/2/2017). Hadir pada kesempatan tersebut Rektor UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, MP,  Kepala Sekolah Indonesia...