Ibu Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berbincang bersama Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak di acara pembukaan Seminar Kejahatan Seksual Anak-Anak di PWTC (Dok. KBRI KL/Fandhyta)

Ibu Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri bersama Wakil Perdana Menteri Malaysia Zahid Hamidi di acara pembukaan Seminar di PWTC (Dok. KBRI KL/Fandhyta).

Kuala Lumpur-atdikbud.org Seminar “Jenayah Seksual Kanak-Kanak 2017” di PWTC Kuala Lumpur, menghadirkan Presiden RI ke-5 Ibu Megawati Soekarno Putri sebagai keynote speaker 13-14 Maret 2017.

Seminar yang melibatkan Rantau Asean ini membahas pentingnya menjadikan persoalan kejahatan terhadap anak dalam undang-undang. Negara harus segera mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk kejahatan seksual yang dialami anak.

Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto menyatakan pentingnya persoalan dipaparkan kepada anak sedini mungkin. Agar anak mengetahui langkah awal yang harus dilakukan bagaimana caranya melindungi dirinya dari berbagai kejahatan sedini mungkin. Berbagai kejahatan terhadap anak sangat mungkin terjadi dilingkungan terdekat mereka.

“Berbagai contoh kasus kejahatan terhadap anak yang nyata terjadi dengan peningkatan yang pesat adalah phaedophile, tindak kekerasan, narkoba, intimidasi, dan masih banyak lagi,” ungkap Prof. Ari Purbayanto.

Kejahatan seksual adalah satu contoh yang dapat merenggut hak hidup anak dan menghancurkan masa depannya.

Anak-anak perlu dilindungi dan diberikan pemahaman serta kewaspadaan diri terhadap siapapun yang akan merenggut badannya.

Hal senada juga disampaikan Perdana menteri Malaysia Dato’ Sri Mohd Najib Tun Razak dalam paparannya bahwa sangat penting menyampaikan kepada anak langkah awal yang harus dilakukan jika indikasi kejahatan seksual mereka alami.
“Badan mereka adalah milik mereka sehingga para pemangsa anak tidak berhak menguasainya atas hasrat perilaku seksual yang menyimpang,” Ungkap Najib.

Jerit-Lari-Report (JLR) adalah tindakan pencegahan awal yang perlu dilakukan oleh setiap anak yang menghadapi kondisi acaman bahaya.(DA)

administratorKegiatan Atase Pendidikan
Kuala Lumpur-atdikbud.org Seminar 'Jenayah Seksual Kanak-Kanak 2017' di PWTC Kuala Lumpur, menghadirkan Presiden RI ke-5 Ibu Megawati Soekarno Putri sebagai keynote speaker 13-14 Maret 2017. Seminar yang melibatkan Rantau Asean ini membahas pentingnya menjadikan persoalan kejahatan terhadap anak dalam undang-undang. Negara harus segera mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk kejahatan...