Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, telah mengirim tim kesenian Sekolah Indonesia Kuala Lumpur ke negeri Kelantan untuk misi budaya lewat program Rumah Budaya Indonesia (RBI) yang kemuncaknya berlangsung pada tanggal 26 April 2017.

Untuk mensukseskan upaya sosialisasi seni dan budaya Indonesia di Kelantan, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur berkolaborasi dengan Sekolah Menengah Kebangsaan Dato’ Ahmad Maher Kota Bharu. Turut serta dalam acara Hari Terbuka dan Pertukaran Budaya Indonesia-Malaysia beberapa sekolah menengah unggulan lainnya di wilayah Timur Malaysia yang meliputi Negeri Kelantan, Negeri Terengganu, dan Negeri Pahang.

Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya, KBRI Kuala Lumpur Trigustono Supriyanto yang didampingi Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., beserta rombongan dari KBRI dan SIKL disambut dengan meriah sebagai tamu kehormatan oleh Kepala Sekolah, Wakil Ketua PIBG (Persatuan Ibu Bapa Guru), guru beserta siswa SMKDA. Turut hadir juga siswa dari sekolah lain di Negeri Kelantan.

Di acara kemuncak, hadir beberapa tamu kehormatan seperti Kepala Dinas Pendidikan Negeri Kelantan, Tuan Haji Jaafar bin Ismail dan Wakilnya Tuan Haji Zahari bin Othman, Pengetua SMKDAM, Encik Mohd Zamri bin Abdul Aziz, guru, siswa dan seluruh undangan,

Koordinator Fungsi Pensosbud, Bapak Trigustono Supriyanto dalam pidato sambutannya menyampaikan penghargaan kepada pihak sekolah penyelenggara yang telah memberi kesempatan kepada KBRI dan SIKL sebagai bintang tamu untuk mengisi persembahan tarian, serta memfasilitasi terlaksananya  penyelenggaraan program pertukaran budaya antara kedua negara, yang diperankan melalui siswa  Indonesia dan Malaysia.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Negeri Kelantan dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pertukaran budaya seperti ini baru pertama kali diadakan, dan Dinas Pendidikan Kelantan mendukung untuk  kerjasama yang lebih baik, yang diharapkan dapat mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia, terutama dengan Kelantan.

Sementara itu, dalam pidato acara penutupan, Kepala Dinas Pendidikan Negeri Kelantan, menyatakan pentingnya kegiatan ekstrakurile  diadakan, karena dapat meningkatkan kemajuan akademik siswa, menjadi lebih kreatif, inovatif, yang harus dipikul oleh semua pihak baik guru dan siswa terutama untuk mensukseskan aspiratif negara dalam meningkatkan pendidikan yang kompeten untuk menyongsong Visi Malaysia  2050.

Tim seni SIKL yang berjumlah 16 siswa mempersembahkan Tari Rantak dari Sumatera Barat, dan Tari Rampai Aceh dari Aceh yang menarik perhatian dengan kostum yang indah dan memukau. Para penonton bertepuk tangan dengan meriah. Siswa SMKDAM mempersembahkan Tarian Viariasi Masyarakat Melayu dan Siam Kelantan yang sangat mempersona dengan ciri khas tersendiri dari berbanding negeri lainnya di Malaysia.

Usai acara resmi, Guru Tari SIKL, Aan Mulyani, dengan didampingi 5 penari, mengadakan pelatihan Seni Budaya Indonesia, kepada siswa SMKDAM, selama lebih kurang 2 jam. Ternyata kegiatan pelatihan seni budaya Tari Rampai Aceh, ternyata  mendapat tanggapan yang luar biasa diikuti oleh 30 perserta yang hadir serta merta. Mereka merasa bahwa, waktu yang diberikan selama 2 jam terlalu sedikit  jadi perlu waktu lebih lama, apalagi waktu yang diberikan itu juga harus diisi oleh Bengkel Budaya SMKDAM.

Program Pertukaran Kebudayaan dan Pelatihan Seni Budaya Indonesia oleh SIKL dengan SMKDAM di Kota Bharu, Kelantan, adalah rangkaian dari Indonesian Cultural Roadshow 2017, yang diprakarsai KBRI Kuala Lumpur c.q Atase Pendidikan dan Kebudayan Indonesia, sejak tahun 2016, termasuk dalam tugas pokok pelaksanaan program RBI (Rumah Budaya Indonesia) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (PS–Kota Bharu)

Taufiq SalengkeKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di MalaysiaKerjasama Kebudayaan
Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, telah mengirim tim kesenian Sekolah Indonesia Kuala Lumpur ke negeri Kelantan untuk misi budaya lewat program Rumah Budaya Indonesia (RBI) yang kemuncaknya berlangsung pada tanggal 26 April 2017. Untuk mensukseskan upaya sosialisasi seni dan budaya Indonesia di Kelantan, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala...