Sandakan-atdikbudkl.org: Pembukaan acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru (Bimtek-PKG) Tahap 4, 5, 6 dan 7 bagi para pendidik di wilayah Sabah berlangsung di Four Points Hotel, Sandakan, Sabah, 17-19 Mei 2017.

Pada acara pembukaan yang digelar Rabu 17 Mei malam, para tenaga pendidik Indonesia dengan begitu semangat mengenakan beraneka busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Parade para guru beriringan tertib masuk ke ruang pertemuan dengan gaya khas masing-masing memeriahkan suasana Hotel Four Points by Sheraton di pantai Sandakan yang indah.

Acara Bimtek PKG dibuka oleh Sesditjen GTK, Kemdikbud RI, Dr Nurzaman, AM, M.Si. Kemdikbud dan dihadiri oleh Konjen RI Kota Kinabalu, Konsul RI Tawau, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Kota Kinabalu, Pelaksana Fungsi Pensosbud KRI Tawau, Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Tim Ditjen GTK Kemdikbud, para guru tahap 4, 5, 6, dan 7 serta para undangan lainnya yang kesemuanya berjumlah 125 orang.

Atase Pendidikan dan Kebudayayan Prof. Dr. Ari Purbayanto yang mengawali ucapan selamat datang, menyampaikan bahwa perhatian Pemerintah RI terhadap guru  yang ditugaskan di Sabah, melalui bimbingan teknis khusus untuk 80 guru tahap 4, 5, 6, dan 7 yang merupakan tenaga pendidik terpilih untuk mendidik anak-anak Indonesia di wilayah Sabah. “Ini upaya Pemerintah agar anak-anak Buruh Migran Indonesia di perantauan Malaysia, tetap mendapatkan pelayanan pendidikan yang prima melalui guru yang tangguh dan kompeten,” ujar Atdikbud.

Selanjutnya Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Sabah, Ahmad D.H. Irfan dalam sambutannya menyampaikan agar para guru tidak terlibat dalam kegiatan politik dan agama negara Malaysia selama penugasan. “jangan sampai para guru yang ditugaskan menimbulkan masalah dengan aparat setempat,” Konsul Jenderal mengingatkan.

Kemudian Konsul RI Tawau Khrisna Djaelani menyampaikan keberadaan guru CLC dan Buruh Migran Indonesia di wilayah kerja Konsulat RI Tawau, merupakan tugas pokok KRI untuk memberikan pelayanan dan perlindungan serta pelayanan kepada anak-anak BMI di Tawau. Disampaikan bahwa saat ini terdapat 87 CLC, 7.477 Siswa, dan 93 Guru yang bertugas. Di Tawau, diperlukan lagi CLC dan penambahan guru untuk memfasilitasi 7.000 Anak BMI yang belum mendapatkan layanan pendidikan. (PS)

http://atdikbudkl.org/wp-content/uploads/2017/05/20170519_111326-1024x538.jpghttp://atdikbudkl.org/wp-content/uploads/2017/05/20170519_111326-300x300.jpgEditorKegiatan Atase PendidikanKerjasama Pendidikan
Sandakan-atdikbudkl.org: Pembukaan acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Guru (Bimtek-PKG) Tahap 4, 5, 6 dan 7 bagi para pendidik di wilayah Sabah berlangsung di Four Points Hotel, Sandakan, Sabah, 17-19 Mei 2017. Pada acara pembukaan yang digelar Rabu 17 Mei malam, para tenaga pendidik Indonesia dengan begitu semangat mengenakan beraneka busana...