Guru dan siswa Sekolah Sekolah Indonesia Kuala Lumpur peserta program Misi Budaya ke Belanda.

Kuala Lumpur – Atdikbudkl.org: Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) akan memenuhi undangan Bonte Avond Club Foundation, Sluiskil, Belanda untuk mengadakan persembahan seni dan budaya Indonesia di Perbatasan Belanda-Belgia. Grup kesenian SIKL dijadwalkan akan berada di Negeri Kincir Angin tersebut selama dua minggu mulai tanggal 15 – 28 September 2017.

Bonte Avond Club Foundation, Sluiskil, Belanda merupakan sebuah organisasi yang bergerak  dalam bidang pengembangan budaya dan telah bekerja sama dengan berbagai negara lain di dunia sejak 65 tahun yang lalu. Organisasi tersebut telah menangani lebih dari 25 kali persembahan kebudayaan dengan 30 grup seni Indonesia antaranya Kabumi, Ria Agung, Krida Nusantara, Bintang Art Group dan sekarang dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

Di sela-sela persembahan, juga akan diadakan sesi penandatanganan perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ir. Ari Purbanyanto, M.Sc., dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag, Belanda Prof. Dr. Bambang Wibisono.

“Tujuannya supaya dalam melakukan misi budaya ke negara-negara Eropa khususnya Belanda, sudah memiliki dasar pijakan dan payung hukum yang kuat,” tagas Atdikbud Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., di ruang rapat sekolah, Rabu (6/9/2017) pagi.

Dalam misi ini, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) akan mengirim 36 siswanya untuk mengikuti misi tersebut dengan didampingi oleh tiga orang guru dan satu orang wali murid. Sesuai rencana, tim SIKL akan disambut oleh Walikota  Sluiskil.

Menurut Ketua Rombongan  ke Belanda, Dra. Ruwiyati menyatakan bahwa persiapan peserta sudah baik sekali, terutama persiapan untuk manggung. “Selama ini rutin kami lakukan berbagai bentuk persiapan supaya misi yang pertama kali ini benar-benar suskses dengan harapan bisa membawa nama baik  sekolah dan Indonesia,” ujarnya saat dikonfirmasi tentang kesiapan peserta, Rabu (6/9/2017) pagi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., mengingatkan kepada semua peserta misi kebudayaan, untuk benar-benar berdisiplin tinggi dalam mengikuti semua kegiatan, karena misi ini akan membawa nama baik sekolah dan negara Indonesia di Eropa. (THS)

Taufiq SalengkeKebudayaanKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Kuala Lumpur – Atdikbudkl.org: Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) akan memenuhi undangan Bonte Avond Club Foundation, Sluiskil, Belanda untuk mengadakan persembahan seni dan budaya Indonesia di Perbatasan Belanda-Belgia. Grup kesenian SIKL dijadwalkan akan berada di Negeri Kincir Angin tersebut selama dua minggu mulai tanggal 15 - 28 September 2017. Bonte...