Duta Besar RI Rusdi Kirana didampingi oleh Konsul Jenderal RI Kuching dan Atdikbud KBRI-KL saat peresmian CLC di Sibu, Sarawak.

Sarawak-Atdikbudkl.org: Sebanyak tiga  Community Learning Center (CLC) baru di Sibu Sarawak, yaitu CLC Pasira, CLC Ladang Retus dan CLC Pelitanah telah diresmikan oleh Duta Besar LBBP Bapak Rusdi Kirana pada tanggal 18 Oktober 2017.  Peresmian dilakukan di CLC Ladang Pasai yang ditempuh 1 jam 20 menit dari Bandara Udara Sibu dengan menggunakan mobil jeep.
Acara peresmian diawali dengan persembahan tari oleh siswa CLC Pasira serta penampilan grup vokal dari siswa CLC Pelitanah. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Negaraku.
Pada kesempatan menyampaikan sambutan, Encik Saidon bin Senik Deputi General Manager Tradewnds Plantation Bhd. wilayah Malaysia Timur mengapresiasi kedatangan Duta Besar. “Kehadiran Duta Besar di acara peresmian CLC ini  menunjukkan bahwa beliau menitikberatkan pada layanan Pendidikan,” jelasnya. Selain itu, kehadiran Duta Besar juga memberi kesempatan kepada para pekerja ladang yang hadir untuk menanyakan masalah-masalah yang dihadapi. Encik Saidon juga berharap peresmian 3 CLC ini dapat memberikan akses pendidikan kepada anak-anak Indonesia dari para pekerja ladang.
Selanjutnya, Bapak Jahar Gultom, Konjen RI Kuching juga menyampaikan bahwa kehadiran Duta Besar RI pada acara ini menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap Pendidikan dan perlindungan WNI. Konjen juga menyampaikan  terima kasih kepada Tradewinds Plantation Berhad yang bersedia mendirikan CLC bagi anak-anak pekerja Indonesia yang orang tuanya bekerja di ladangnya. “Duta Besar juga menargetkan untuk mendirikan 50 CLC di Sarawak,” tegasnya.
Bapak Rusdi Kirana, Duta Besar RI untuk Malaysia mengucapkan terima kasih kepada Tradewinds. Beliau memberikan kesempatan kepada para guru, siswa dan orang tua murid untuk menyampaikan pertanyaan dan masalah kepada Duta Besar, sehingga  Pemerintah Indonesia dapat membantu  menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya.
Beberapa permasalahan yang disampaikan oleh guru adalah kurangnya sarana dan prasarana dalam proses belajar mengajar, yaitu buku-buku pelajaran serta transportasi bagi para siswa yang tinggalnya jauh dari sekolah. Selain itu, salah satu guru juga meminta adanya guru bina agar dapat membimbing guru-guru lokal untuk mengajar lebih baik. Duta Besar berjanji untuk memenuhi kekurangan buku-buku pelajaran serta akan mengirim guru bina dari Indonesia setelah perusahaan mendaftarkan CLC nya ke Kementerian Pendidikan Malaysia. “Mengenai transportasi agak sulit untuk dilakukan karena hal tersebut merupakan wewenang dari perusahaan,” jawab Dubes.
Acara dilanjutkan dengan penandatangan prasasti 3 CLC baru tersebut oleh Bapak Duta Besar RI, dengan disaksikan oleh Konjen RI Kuching, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur, Deputi General Manager Tradewinds Plantation Berhad serta para undangan dan masyarakat yang hadir. Beliau secara simbolis menyerahkan buku sumbangan dari masyarakat Indonesia untuk 3 CLC baru tersebut. Selanjutnya, tukar menukar cindera mata dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Duta Besar RI beserta rombongan melakukan peninjauan CLC Retus rantai yang berada tidak jauh dari tempat acara peresmian, sebelum kembali ke Kuching Sarawak. [ESW]
Taufiq SalengkeKegiatan Atase Pendidikan
Sarawak-Atdikbudkl.org: Sebanyak tiga  Community Learning Center (CLC) baru di Sibu Sarawak, yaitu CLC Pasira, CLC Ladang Retus dan CLC Pelitanah telah diresmikan oleh Duta Besar LBBP Bapak Rusdi Kirana pada tanggal 18 Oktober 2017.  Peresmian dilakukan di CLC Ladang Pasai yang ditempuh 1 jam 20 menit dari Bandara Udara...