Atdikbud KBRI-KL menyampaikan pesan dan nasihat pada apel pagi pembukaan UAS UT Pokjar Kuala Lumpur, Minggu (29/10/2017).

Kuala Lumpur–atdikbudkl.org: Universitas Terbuka (UT) Pokjar Kuala Lumpur, Malaysia untuk kesekian kalinya menyelenggarakan ujian akhir semester (UAS). Pada tahun 2017 ini, ujian diselenggarakan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), pada tanggal 29 Oktober dan 5 November 2017

Ada ujian khusus bagi 10 mahasiswa tahun akhir yang mengikuti ujian Tugas Akhir Program (TAP) pada 04 November 2017. Mereka yang mengikuti TAP merupakan mahasiswa yang telah memenuhi syarat administrasi penilaian standar minimal yaitu telah mencapai ketuntasan sejumlah sistem kredit semester (SKS) dan IPK 2.00.

Secara keseluruhan, ujian kali ini diikuti oleh 385 orang mahasiswa UT dan 18 orang mahasiswa dari beberapa UPBJJ UT Indonesia yang ikut menumpang ujian di Kuala Lumpur. Pada tahun ini, tercatat sedikitnya 35 mahasiswa UT Pokjar Kuala Lumpur yang mengikuti ujian di berbagai tempat di Indonesia baik mereka yang daftar untuk ujian ataupun yang status menumpang.

Sebagaimana biasanya, Pada hari pertama ujian, diawali dengan apel pagi yang dipimpin oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., dengan dihadiri oleh Koordinator UT se-Malaysia Taufiq Hasyim Salengke, Staf UPBJJ UT Batam Deny Wahyudi, serta para pengawas.

Atase Pendidikan dalam kesempatan tersebut mengatakan kepada seluruh mahasiswa peserta ujian supaya bijak memanfaatkan waktu belajar dan bekerja. Apa yang dipelajari supaya dipraktekkan khususnya bahasa Inggris. Atdikbud mengajak mahasiswa supaya dapat mengambil filosofi Cina dalam belajar yaitu: Jika mendengar aku lupa, jika melihat aku ingat, jika melakukannya aku bisa paham.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Prof.Dr.Ir.Ari Purbayanto, M.Sc juga berpesan agar mahasiswa/i jangan kuliah hanya untuk mendapatkan ijazah saja, namun lebih kepada menuntut ilmu pengetahuan, “jangan belajar sekadar mengharapkan ijazah, tapi berniatlah mencari ilmu, ilmu tidak dapat dibeli tapi harus dipelajari dan akan menjadi modal kelak di masa depan, ungkap beliau.

Pelaksanaan ujian dipimpin oleh Koordinator UT se-Malaysia, Taufiq Hasyim Salengke yang dibantu oleh staf KBRI Kuala Lummpur dan guru-guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sebagai pengawas keliling, pengawas ruang, dan staf administrasi. Adapun Penanggungjawab Tempat Ujian (PJTU) adalah Staf UPBJJ-UT Batam, Bpk. Deny Wahyudi.

Program belajar jarak jauh UT di Malaysia terdiri dari Pokjar Kuala lumpur, Johor Bahru, Penang, Kota Kinabalu dan Tawau. Adapun UT di Kuala Lumpur terdiri dari 450 mahasiwa aktif dan sejak berdiri pada tahun 2012 telah mewisuda puluhan mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di progam Non-Pendidikan Dasar. (ED)

Taufiq SalengkeKegiatan Atase PendidikanUT Pokjar Kuala Lumpur
Kuala Lumpur–atdikbudkl.org: Universitas Terbuka (UT) Pokjar Kuala Lumpur, Malaysia untuk kesekian kalinya menyelenggarakan ujian akhir semester (UAS). Pada tahun 2017 ini, ujian diselenggarakan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), pada tanggal 29 Oktober dan 5 November 2017 Ada ujian khusus bagi 10 mahasiswa tahun akhir yang mengikuti ujian Tugas Akhir...