Kuala Lumpur, atdikbudkl.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Ari Purbayanto mewakili Duta Besar LBBP RI untuk Malaysia menghadiri pembukaan Forum IPIMA (Ikatan Profesor Indonesia-Malaysia) 2017 klaster Pertanian yang diselenggarakan di Universitas Putra Malaysia, Senin 6/11/2017. Tema yang diangkat dalam penyelenggaraan seminar dan diskusi meja bulat IPIMA 2017 kali ini adalah “Transformasi Pertanian ke Arah Kelestarian dan Kesejahteraan Serantau: Malaysia-Indonesia”. Pelaksanaan kegaiatan ini di prakarsai oleh Asosiasi Profesor Indonesia (API) dan Majlis Profesor Negara (MPN) Malaysia.

Seusai penyampaian sambutan dari Ketua MPN dan Ketua API, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur menerima cindaramata dari MPN dan API karena dianggap selama ini telah memberikan konstribusi dan terlibat aktif dalam memajukan pengembangan kerjasama pendidikan di kedua negara khusus kerjasama Ilmuwan kedua negara melalui Forum IPIMA.

Kegiatan IPIMA 2017 secara resmi dibuka oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Pertanian dan Industri Asas Tani, Datuk Seri Dr. Ismail Hj. Bakar, mewakili Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Dato’ Sri Ahmad Shabery Cheek yang berhalangan hadir. Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani dalam sambutannya yang dibacakan oleh Datuk Seri Dr. Ismail Hj. Bakar, menyampaikan bahwa Forum Pertanian IPIMA 2017 sangat penting karena Malaysia dan Indonesia merupakan negara penghasil hampir 90 % industri sawit dunia. Selain itu kesamaan penduduk kedua negara yang mayoritas beragama Islam dapat menjadi suatu kekuatan untuk menguasai produk-produk halal dunia. Melalui forum IPIMA diharapkan dapat melihat secara terperinci pendekatan yang dapat digunakan oleh kedua negara untuk menangani masalah keamanan dan ketahanan pangan di rantau Asia. Dr. Ismail Hj. Bakar berharap forum IPIMA kedepan bukan hanya menjadi forum para ilmuan kedua negara namun juga dpat menjadi bagian dari Diplomasi pertanian yang akan semakin mendekatkan hubungan Indonesia-Malaysia.

Ketua Majlis Profesor Negara (MPN) Prof. Tan Sri Dr. Zakri Abdul Hamid, dalam sambutannya menyampaikan Forum IPIMA ini bertujuan untuk mencari ide-ide baru melalui pendekatan yang strategis dibidang pertanian dan perkembangan teknologi terkini untuk kesejahteraan kedua negara. IPIMA dapat menjadi wadah yang menyediakan platform bagi akademisi, peneliti, pihak indsutri ataupun pemerintah untuk memaparkan hasil penelitian dan memberikan informasi terkini dalam bidang pertanian dan produksi makanan. Lebih luas Tan Sri Zakri Abdul Hamid melihat forum IPIMA yang diselenggarakan secara bergantian di Indonesia dan Malaysia ini, menjadi satu bentuk Second Track diplomacy dikalangan ilmuan dan akademisi kedua negara dimana API dan MPN bisa memainkan peranan penting untuk memberikan input dan solusi strategis bagi Pemerintah dalam menyelesaikan masalah.

Sementara itu, Ketua umum Asosiasi Profesor Indonesia, Prof. Sofian Effendi, Ph.D. menyatakan forum ini merupakan program aksi dari IPIMA yang dideklarasikan pembentukkannya oleh API dan MPN pada bulan Maret 2013 di Bogor, Indonesia. Kehadiran para Profesor dari kedua negara dalam mengajukan hasil-hasil penelitian dan pemikiran bernas terkait isu-isu pertanian dan kedaulatan pangan di kedua negara, diharapkan akan terhimpun pemikian yang tajam sekaligus dapat diterjemahkan kedalam program-program aski nyata. Prof. Sofian mengingatkan bahwa kelemahan kalangan akademisi adalah nasehat dan masukan ilmiah yang diberikan selama ini belum menjadi informasi policy yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah. Oleh karena itu melalui forum ini diharapkan dapat dihasilkan suatu gagasan dan pemikiran yang dapat merubah paradigma ini.

Forum IPIMA 2017 ini merupakan kegiatan ke 2 kalinya, kegiatan IPIMA yang pertama diadakan pada bulan Maret 2013 di Bogor. Hadir juga dalam acara kali ini Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof.Dr. Herry Suhardiyanto yang sekaligus ikutserta menyampaikan makalah kunci. Sebanyak 110 peserta yang sebagian besar para profesor hadir dari Indonesia, dan profesor dari IPB Bogor sebanyak 45 orang. Sedangkan profesor dan pensyarah serta praktisi dari Malaysia yang hadir sekitar 150 orang. [EF]

 

administratorKegiatan Atase Pendidikan
Kuala Lumpur, atdikbudkl.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Ari Purbayanto mewakili Duta Besar LBBP RI untuk Malaysia menghadiri pembukaan Forum IPIMA (Ikatan Profesor Indonesia-Malaysia) 2017 klaster Pertanian yang diselenggarakan di Universitas Putra Malaysia, Senin 6/11/2017. Tema yang diangkat dalam penyelenggaraan seminar dan diskusi meja bulat IPIMA 2017 kali ini...