Klang – atdikbudkl.org: Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (PPWNI) Insan Malindo Klang, Selangor tampak meriah. Sekolah dilantai bawah Apartment Bayu Perdana itu dihias, mulai dari lorong masuk hingga ke panggung untuk menyambut kedatangan Duta Besar RI untuk Kerajaaan Malaysia Bapak Rusdi Kirana yang berkunjung untuk pertama kalinya sejak bertugas sebagai Kepala Perwakilan RI di Malaysia pada hari Selasa, 12 Desember 2017.

Ikut serta dalam rombongan tersebut Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof.Dr. Ari Purbayanto, Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur Kapt. Muhammad Abduh, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., dan Koordinator Pendidikan Non-Formal Taufiq Hasyim Salengke, MA.

Rombongan disambut meriah oleh Pendiri dan Pelindung PPWNI Klang YM Raja Kamaruddin dan isteri, tokoh masyarakat Selangor, guru-guru di PPWNI Klang, masyarakat Indonesia dan juga seluruh siswa Indonesia di PPWNI Klang. Seusai penandatanganan prasasti kunjungan, Duta Besar turut menyerahkan bantuan dua unit komputer serta buku pelajaran. Pada kesempatan tersebut, turut disampaikan ijazah paket A secara simbolis kepada 7 orang siswa yang lulus ujian pada tahun 2017 oleh Kepala SIKL Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd.

Ungku Raja, panggilan akrab pendiri dan juga pelindung PPWNI Klang dalam sambutannya meminta Duta Besar dan jajarannya untuk membantu memberikan dukungan akses pendidikan kepada anak pekerja migran Indonesia tanpa harus melihat status mereka di Malaysia. “Akses belajar formal bagi generasi muda lebih utama dan harus kita perjuangkan karena ini adalah hak bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan,” ujar Ungku Raja.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof.Dr. Ari Purbayanto dalam sambutannya menegaskan bahwa Perwakilan RI akan mengupayakan agar anak Indonesia di Klang mendapatkan Kartu Indonesia Pintar sebagai jaminan keberlangsungan belajar mereka.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah sangat serius memberikan perhatian dalam hal layanan pendidikan bagi anak pekerja migran Indonesia dengan mengirim guru secara berkala. Selain itu, KBRI juga membuka akses kepada para relawan pendidikan untuk ikut andil mengajar di PPWNI Klang walau pun dalam jangka waktu yang singkat.

Atdikbud KBRI Kuala Lumpur menyatakan bahwa sebagaimana yang telah berjalan selama ini, akan terus berkomitmen membantu keperluan guru dan siswa di PPWNI Klang demi berlangsungnya kegiatan belajar mengajar sebagaimana yang Pemerintah Indonesia harapkan. “Ini adalah anugerah Allah SWT yang telah mengutus Duta Besar Bapak Rusdi Kirana datang mengunjungi PPWNI Insan Malindo Klang sebagai pusat pendidikan bagi anak pekerja migran Indonesia. Bapak Rusdi Kirana adalah Dubes yang pertama kali mengunjungi PPWNI Klang sejak pertama kali beroperasi tahun 2010,” ungkap Prof Ari.

Sementara itu, Duta Besar Bapak Rusdi Kirana memberikan jaminan kepada pendiri PPWNI Klang YM Raja Kamaruddin bahwa Pemerintah Indonesia akan hadir membantu warga Indonesia terkait pemberian dokumen dan juga kepentingan belajar bagi anak-anak Indonesia yang belajar di PPWNI Klang.

Disampaikan juga bahwa mulai Januari KBRI akan membuka tempat kegiatan belajar masyarakat yang dilaksanakan setiap akhir pekan. Perwakilan RI juga akan membangun sekolah/Community Learning Center (CLC) bagi anak-anak Indonesia sebanyak- banyaknya, khususnya di Sarawak.

Di Sarawak hingga akhir bulan Juni 2018 akan didirikan sebanyak 50 CLC dan di Sabah akan dibangun SMK agar anak Indonesia benar benar bisa terlayani. Begitu juga di wilayah perbatasan Entikong akan dibangun boarding school SMP Plus dan SMK oleh Kemdikbud RI yang operasionalisasinya dari dana sosial perusahaan. Dengan adanya SMK anak-anak dapat segera bekerja setelah lulus sekolah dengan memperoleh skill di bidang perhotelan maupun bidang teknis lainnya.

Saya menilai Pak Raja Kamaruddin seolah-olah pemimpin Indonesia di Malaysia yang memiliki keinginan sama persis dengan keinginan Presiden RI yaitu berharap agar tidak ada lagi anak Indonesia yang tidak bersekolah. “Saya mendukung 100 persen PPWNI Klang. Segala bentuk kebutuhan sekolah akan kami upayakan untuk dapat membantunya,” tegas Duta Besar. (THS)

Taufiq SalengkeKegiatan Atase PendidikanPendidikan Nonformal
Klang – atdikbudkl.org: Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (PPWNI) Insan Malindo Klang, Selangor tampak meriah. Sekolah dilantai bawah Apartment Bayu Perdana itu dihias, mulai dari lorong masuk hingga ke panggung untuk menyambut kedatangan Duta Besar RI untuk Kerajaaan Malaysia Bapak Rusdi Kirana yang berkunjung untuk pertama kalinya sejak bertugas...