Seremban – Atdikbudkl.org: Pembukaan Rapat Koordinasi Satuan Kerja Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur berlangsung seru. Pasalnya Duta Besar Rusdi Kirana meminta agar anggaran Atase Pendidikan dan Kebudayaan yang selama ini dipakai untuk melayani para pejabat negara yang berkunjung ke KBRI Kuala Lumpur supaya dialokasikan untuk membantu layanan pendidikan anak-anak masyarakat Indonesia di Malaysia.

“Saya akan terbitkan surat edaran kepada pejabat yang bertamu ke KBRI Kuala Lumpur supaya membayar biaya transportasi dan konsumsi sendiri,” tegas Duta Besar di sela-sela pembukaan Rakor Atdikbud, Sabtu (27/1/2018) malam.

Di Malaysia, kata Duta Besar lagi, ada dua hal yang paling penting untuk dilaksanakan dengan baik yaitu mengupayakan agar semua masyarakat Indonesia di Malaysia mendapat paspor dan permit kerja, dan yang kedua, semua anak-anak TKI baik yang berdokumen atau pun tidak, harus mendapat akses pendidikan dasar dan menengah. “Memberikan layanan pendidikan bagi anak buruh migran adalah kewajiban kita semua. Adapun kegiatan lain yang bersifat kebudayaan hanya menjadi pelengkap,” tambahnya.

Selain anggaran Atase Pendidikan, Duta Besar juga meminta agar anggaran Pensosbud juga dialokasikan untuk membantu layanan pendidikan anak Indonesia baik dalam bentuk mendirikan Community Learning Center (CLC), Indonesia Community Center ICC), Pusat Kegiatan Pendidikan Masyarakat (PKBM) dan juga dalam bentuk penyediaan kegiatan kursus dan pelatihan untuk bekal keterampilan kerja.

Hadir pada Rakor tersebut, Duta Besar Rusdi Kirana, Kepala Kanselerai KBRI-KL Andreano Erwin, Counselor Pensosbud Agus Badrul Jamal, Atdikbud Prof. Dr. Ari Purbayanto, para pelaksana fungsi Pensosbud seluruh perwakilan RI di Malaysia, Home Staf KBRI-KL, guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, dan Para Staf KBRI Kuala Lumpur. (THS)

EditorKegiatan Atase Pendidikan
Seremban – Atdikbudkl.org: Pembukaan Rapat Koordinasi Satuan Kerja Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur berlangsung seru. Pasalnya Duta Besar Rusdi Kirana meminta agar anggaran Atase Pendidikan dan Kebudayaan yang selama ini dipakai untuk melayani para pejabat negara yang berkunjung ke KBRI Kuala Lumpur supaya dialokasikan untuk membantu layanan...