Kuala Lumpur – atdibudkl.org: Jabatan Kesihatan Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur dan Putrajaya menyelenggarakan acara peringatan Hari Kusta se-Dunia di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Rabu (14/3/2018) pagi.

Acara tersebut dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi kepada para siswa SMP dan SMA tentang pentingnya pengetahuan yang sempurna terkait bahaya penyakit kusta (hansen’s disease) supaya dapat mengantisipasi sedini mungkin apabila mengalami gejala-gejala penyakit menular yang menyerang kulit, urat saraf dan tulang.

Hadir pada kesempatan tersebut Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., Kepala Sekolah Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., guru dan tenaga pendidik, komite sekolah, pegawai dan tim dokter dari Jabatan Kesihatan Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur dan Putrajaya.

 

Atase Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Malaysia dan senang dengan diadakannya acara sosialisasi kesihatan kepada para siswa sekolah dan berharap supaya rutin mengadakan sosialisasi tentang penyakit-penyakit lainnya.

Selain ceramah dan dialog kesihatan, juga diadakan pameran lukisan tentang penyakit kusta dan TB (Tuberculosis) yang merupakan hasil kreativitas siswa SMP dan SMA.

Berdasarkan data statistik penderita kusta di Indonesia, diketahui bahwa Indonesia termasuk negara yang jumlah rakyatnya menderita kusta nomor tiga tertinggi di dunia setelah India dan Brazil. Namun demikian, Peremintah Indonesia mencanangkan tahun 2019 untuk bebas kusta. (THS)

 

EditorKegiatan Atase PendidikanKerjasama PendidikanSekolah Indonesia di Malaysia
Kuala Lumpur – atdibudkl.org: Jabatan Kesihatan Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur dan Putrajaya menyelenggarakan acara peringatan Hari Kusta se-Dunia di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Rabu (14/3/2018) pagi. Acara tersebut dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi kepada para siswa SMP dan SMA tentang pentingnya pengetahuan yang sempurna terkait bahaya penyakit kusta (hansen’s disease)...