Duta Besar Rusdi Kirana didampingi oleh Atdikbud Prof. Ari Purbayanto menyapa siswa di salah satu CLC di Sarawak. (Dok. Foto: Atdikbud KBRI-KL).

Miri Sarawak – atdikbudkl.org: Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana meresmikan sebanyak 17 Community Learning Center (CLC) baru di Sarawak. Peresmian CLC tersebut berlangsung secara simultan pada 15-16 Maret 2018. Kegiatan peresmian ini untuk memenuhi target pembukaan 50 CLC yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Jokowidodo pada acara temu kangen dengan masyarakat Indonesia di Kuching, Sarawak 22 November 2017 yang lalu.

Sebelumnya 19 CLC di Bintulu, Miri dan Sibu Sarawak telah beroperasi dan diresmikan. Dengan penambahan 17 CLC yang baru, maka jumlah CLC di Sarawak menjadi 36 CLC.

Pada Kamis siang (15/03/18), Duta Besar dan rombongan setelah melakukan perjalanan darat selama 2 jam dari Kota Bintulu menuju CLC Gayanis milik perusahaan perkebunan kelapa sawit KTS Group. Sebanyak 86 siswa CLC jenjang SD dan juga para pekerja perkebunan kelapa sawit asal Indonesia menyambut kedatangan rombongan Duta Besar.

Manajer ladang, Mr. Lee Yee Hon menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kesediaan Dubes untuk meresmikan CLC Gayanis. Sementara itu, Dubes Rusdi Kirana dalam sambutan menjelaskan dukungan pemerintah Indonesia terhadap penyelenggaraan CLC ini bagi tempat belajar anak-anak para pekerja Indonesia. Disampaikan juga bahwa pemerintah pada tahun ini akan membangun sekolah vokasi, SMK di Kota Kinabalu Sabah dan juga di Entikong. Diharapkan anak-anak setelah lulus SD, lanjut ke SMP dan masuk SMK untuk bisa cepat kerja. “Anak-anak harus didorong dan dipaksa sekolah, sehingga tidak akan memanjat pohon sawit lagi mengikuti jejak orang tuanya,” ungkap Dubes.

Selanjutnya Dubes Rusdi Kirana menyerahkan prasasti peresmian kepada manajer ladang Gayanis, KTS group. Dubes juga menyerahkan bantuan buku-buku bacaan dari Kementeriaan Pendidikan RI.

Peresmian CLC selanjutnya di Miri Sarawak. Perjalanan dari CLC Gayanis ladang KTS Group menuju Miri ditempuh dalam 3 jam dengan jalan perkebunan yang berbatu sepanjang 60 km. Peresmian CLC selanjutnya pada Jumat pagi 16 Maret 2018, dimulai dari CLC Taniku, perladangan sawit milik Sarawak Oil Palms Berhad (SOPB). CLC ini mulai beroperasi sejak 18 Desember 2017, dengan siswa 33 anak tingkat TK dan SD.

Selesai peresmian CLC Taniku, Dubes dan rombongan selanjutnya menuju CLC ladang Sachiew, Yuwang group. Manajer ladang, Tuan Zainuddin yang menyampaikan sambutan mengucapkan terima kasih dan rasa gembiranya karena akhirnya Dubes Rusdi Kirana dapat hadir dan meresmikan CLC ini. Dilaporkannya CLC ini mulai beroperasi 16 Maret 2018 dengan jumlah siswa 27 siswa dan 2 orang. “Meskipun baru 3 bulan bersekolah anak-anak ini pintar, karena sebelumnya hanya bermain, tidak bersekolah,” jelas Tuan Zainudin.

Dubes Rusdi Kirana berkesempatan dialog dengan orang tua murid dan siswa. Selanjutnya dilakukan penyerahan prasasti peresmian dan bantuan buku bacaan dari Kemdikbud oleh Dubes kepada
Direktur Yuwang Group, Mr. Tan Keng Yam. Selesai acara, Dubes dan rombongan disediakan makan siang bersama oleh pihak syarikat.

Kegiatan peresmian CLC selanjutnya dipusatkan di CLC Ladang Tiga, syarikat Sarawak Plantation Agriculture Development (SPAD).

Dalam sambutannya Dubes Rusdi Kirana menyampaikan bahwa CLC Ladang Tiga merupakan CLC dengan fasilitas terbaik, bahkan lebih baik dari sekolah negeri. Ini bisa menjadi contoh CLC yang lainnya. Untuk itu Dubes menyampaikan terima kasih kepada Direktur maupun pengurus syarikat SPAD yang telah menyediakan fasilitas terbaik bagi anak-anak Indonesia yang orang tuanya bekerja di ladang sawit SPAD. “Ini karena direktur perusahaannya dikelola oleh seorang wanita,” pungkas Dubes Rusdi.

Selanjutnya Dubes Rusdi Kirana menyerahkan prasasti peresmian 14 CLC baru kepada masing-masing manajer ladang. 14 CLC tersebut adalah CLC Ladang Alto,
CLC Ladang BLD Lambir, CLC Ladang Borneo Agro Resources, CLC Ladang Green Field, CLC Ladang Judan, CLC Ladang Linau Mewah, CLC Ladang Melur Gemilang,
CLC Ladang Merapok, CLC Ladang Sebakong,
CLC Ladang Smart 1,
CLC Ladang Smart 2,
CLC Ladang Timbarap,
CLC Ladang Trusan,
dan CLC Ladang Worldsign. Dubes juga menyerahkan bantuan buku bacaan kepada CLC Ladang Tiga.

Kunjungan kerja Dubes Rusdi Kirana ke Sarawak dalam rangka peresmian 17 CLC baru tersebut didampingi oleh Konjen RI Kuching Jahar Gultom, Atdikbud Prof Ari Purbayanto, Korfung Politik Agung Cahaya Sumirat, Korfung Konsuler Yusron Ambari, Korfung Pensosbud Agus Badrul Jamal, dan sejumlah staf KBRI Kuala Lumpur serta KJRI Kuching. Direktur Umum BPJS, Direktur Umum BRI dan sejumlah staf, serta tim media diundang hadir mengikuti kegiatan peresmian CLC tersebut. (AP)

EditorKegiatan Atase PendidikanPendidikan Nonformal
Miri Sarawak - atdikbudkl.org: Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana meresmikan sebanyak 17 Community Learning Center (CLC) baru di Sarawak. Peresmian CLC tersebut berlangsung secara simultan pada 15-16 Maret 2018. Kegiatan peresmian ini untuk memenuhi target pembukaan 50 CLC yang telah dicanangkan oleh Presiden RI Jokowidodo pada acara temu...