Tawau-atdikbudkl.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Prof. Ari Purbayanto telah hadir pada Pertemuan Pengelolaan CLC (Community Learning Center) Felda Global Ventures (FGV) Plantations (M) Sdn Bhd. dan pengelolaan Learning Center HUMANA pada pagi hingga sore di Tawau [11/07/18].

Pertemuan ini membahas dan mencari solusi terkait pengelolaan 9 CLC FGV yang telah memperoleh sijil kelulusan dari Bahagian Pendidikan Swasta, Kementerian Pendidikan Malaysia dan telah terdaftar di Jabatan Pendidikan Negeri Sabah sejak Februari 2018. Bahkan sejak itu Konsulat RI Tawau telah menempatkan 9 orang guru bina, namun FVG belum berperan dalam pengelolaan CLC dan masih dikendalikan oleh Yapinus, sebuah yayasan dari Indonesia yang semestinya sudah tidak memiliki hak dalam pengelolaan CLC FGV menurut aturan yang berlaku.

Dalam pertemuan telah disepakati agar FGV segera menetapkan Ahli Lembaga Pengelola (ALP) untuk selanjutnya didaftarkan pada Kementerian Pendidikan Malaysia, sehingga proses pengambilalihan pengelolaan CLC dapat berjalan dengan lancar tanpa ada konflik. ALP tersebut terdiri di unsur FGV dan juga perwakilan KRI Tawau.

Pertemuan yang dilaksanakan di Hotel Marcopolo Tawau dipimpin oleh Encik Suhaidi Hamzah, Perwakilan dari FGV Plantations (M) Sdn. Bhd selaku penyelenggara dan dihadiri oleh Encik Wahab Perwakilan dari Jabatan Pendidikan Negeri Sabah beserta staf, Ibu Firma Agustina, P.F. Pensosbud KRI Tawau, KP CLC Malaysia, KP CLC Tawau dan Tim dari FGV Plantations (M) Sdn. Bhd.

Pada sore harinya, Atdikbud melanjutkan pertemuan dengan pimpinan Learning Center HUMANA, sebuah LSM yang mengelola layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Tawau. LSM ini telah jauh lebih dulu memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak buruh migran Indonesia, termasuk anak-anak Filipina sejak sebelum CLC dimulai tahun 2011.

Pertemuan yang dilaksanakan di KRI Tawau dibuka oleh Konsul Tawau, membahas penguatan kerjasama Humana dengan Perwakilan RI. Salah satu hal yang dibahas dan disepakati adalah penerapan kurikulum Indonesia secara menyeluruh dan fasilitasi terhadap guru bina (profesional) Indonesia yang mengajar di HUMANA sebanyak 50 orang guru. Pertemuan menyepakati hal-hal yang dibahas dan segera ditindaklanjuti secara bersama. Pihak HUMANA akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi terhadap guru-gura HUMANA.

Selain Atdikbud hadir dalam rapat P.F. Pensosbud Tawau, KP CLC Malaysia dan Tawau, serta jajaran Pimpinan HUMANA [ESW].

administratorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Tawau-atdikbudkl.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Prof. Ari Purbayanto telah hadir pada Pertemuan Pengelolaan CLC (Community Learning Center) Felda Global Ventures (FGV) Plantations (M) Sdn Bhd. dan pengelolaan Learning Center HUMANA pada pagi hingga sore di Tawau . Pertemuan ini membahas dan mencari solusi terkait pengelolaan 9 CLC...