Tawau – atdikbudkl.org: Kegiatan final kompetisi APSI atau Apresiasi Prestasi dan Seni bagi siswa tingkat SD Community Learning Center (CLC) dan Learning Center Humana digelar di halaman kantor Konsulat RI Tawau, hari ini Minggu [05/08/18]. APSI yang telah memasuki tahun ke-6 ini diselenggarakan oleh KRI Tawau dengan didukung oleh Atdikbud KBRI Kuala Lumpur. Kegiatan tahun ini mengambil tema “Anak Indonesia Beprestasi Menyongsong Generasi Emas 2045.”

Sebanyak 70 peserta finalis dari berbagai CLC dan pusat pembelajaran Humana mengambil bagian pada final APSI dengan mata lomba olimpiade sains, matematika, lomba menggambar, menyanyi, cerdas cermat, pidato bahasa Indonesia, dan membaca puisi. Para finalis sebelumnya telah memenangkan tahap seleksi di masing-masing distrik.

Dalam sambutan pembukaannya pagi tadi Firma Agustina selaku Pelaksana Fungsi Pensosbud KRI Tawau menyampaikan bahwa APSI ini bertujuan untuk menggali potensi siswa dan sekaligus mencari mutiara-mutiara CLC/ learning center Humana. “Ajang APSI juga untuk mempersiapkan siswa mengikuti Kompetisi Sains, Seni dan Olahraga (KS2O) tahun 2018 yang akan digelar di Kuala Lumpur pada bulan September mendatang,” dijelaskan Firma. Atas nama KRI Tawau, Firma mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan yang konsisten dari Atdikbud, dan juga disampaikan kepada perwakilan Bank Kaltara yang ikut mensponsori kegiatan ini.

Pada kesempatan menyampaikan sambutan dan motivasinya, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto menyemangati para siswa peserta APSI agar terus semangat belajar dan siap berprestasi. Ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan untuk meraih cita-cita, menjadi generasi Indonesia yang unggul, kelak akan lebih baik kehidupannya daripada orang tuanya. Para orang tua juga harus menyemangati dan mendorong anak-anaknya untuk terus belajar menjadi generasi yang sukses. Atdikbud akan senantiasa memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan APSI, karena APSI menjadi media pengukur prestasi siswa CLC. “Sudah terbukti bahwa lulusan CLC berprestasi dan bahkan cukup banyak dari mereka diterima di perguruan tinggi papan atas di Indonesia melalui beasiswa ADik TKI tahun ini,” ungkap Prof. Ari.

Konsul RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo berpesan bahwa para siswa harus siap menang maupun kalah. “Yang menang harus bersyukur dan rendah hati, dan yang kalah harus terus semangat belajar sehingga pada gilirannya akan menjadi pemenang,” ungkap Pak Djati. Selanjutnya Konsul KRI Tawau secara resmi membuka kegiatan APSI ditandi dengan pemukulan gong.

Pada acara penutupan APSI sore tadi, diumumkan para pemenang dilanjutkan dengan penyerahan piala. Juara umum APSI tahun ini adalah CLC Holly Triniti yang menggondol piala bergilir.[AP] EditorKegiatan Atase PendidikanKerjasama KebudayaanPendidikan NonformalSekolah Indonesia di Malaysia

Tawau - atdikbudkl.org: Kegiatan final kompetisi APSI atau Apresiasi Prestasi dan Seni bagi siswa tingkat SD Community Learning Center (CLC) dan Learning Center Humana digelar di halaman kantor Konsulat RI Tawau, hari ini Minggu . APSI yang telah memasuki tahun ke-6 ini diselenggarakan oleh KRI Tawau dengan didukung oleh...