Kota Kinabalu-atdikbudkl.org: Duta Besar Rusdi Kirana menghadiri acara Temu Kangen dengan para guru dan siswa sekaligus syukuran telah dimulainya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Kamis, 22 November 2018.

Acara yang berlangsung di gelanggang olahraga SIKK itu, dihadiri oleh Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu Krishna Jaelani, Konsul Jenderal RI Yoni Tri Prayitno, Konsul RI Tawau Sulistijo Djati Ismojo, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto M.Sc., Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI-KL Agung Cahaya Sumirat, Koordinator Fungsi Konsuler KBRI-KL Yusron B. Ambary, Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Kota Kinabalu Cahyono Rustam, Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Kota Kinabalu Rima, Pelaksana Fungsi Pensosbud KJRI Kuching Ringgi Perdini, Kepala Sekolah SIKK H. Istiqlal M.Pd., dan para Koordinator Penghubung CLC di Malaysia.

Dalam sambutannya, Konjen RI Kota Kinabalu Krishna Jaelani menyampaikan ini momen penting bagi pekerja migran Indonesia karena kita semua bisa berjumpa dan berdialog langsung dengan bapak Duta Besar. Saya tahu, banyak masyarakat yang datang dari jauh demi bisa bertemu Duta Besar. Mereka sanggup menempuh perjalanan ratusan bahkan ribuan kilometer menaiki bus malam demi untuk meramaikan acara ini,” tutur Konjen.

Sekitar 600 warga Indonesia yang terdiri dari guru lokal, guru tahap 9, guru SIKK serta siswa SMA dan SMK SIKK hadir dengan wajah yang riang gembira. Kepada mereka, Konjen Krishna Jaelani mengharapkan agar para guru dan siswa dapat memanfaatkan kesempatan yang berharga tersebut untuk berdialog demi kemajuan dan kesuksesan bersama.

Sementara itu, Adikbud Prof. Ari Purbayanto menyampaikan bahwa Duta Besar Rusdi Kirana memberikan perhatian total terhadap pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia. Beliau senatiasa siap dan sanggup menerobos ladang-ladang sawit di Sabah maupun Sarawak dengan menempuh perjalanan panjang tanpa mengeluh demi bisa mengetahui dan bertemu langsung para siswa dan guru community learning center (CLC).

Disampaikan juga bahwa dalam waktu kurang dari 1 tahun, Duta Besar Rusdi Kirana telah berhasil menggenapi total 54 CLC di wilayah Sarawak. Beliau juga bertekat akan mendirikan Politeknik di Batam yang antara lain untuk mendidik anak-anak CLC menjadi teknisi pesawat.

Pada tahun 2019 mendatang, Pemerintah RI akan membangun Gedung SMK SIKK. Untuk sementara ini, SMK SIKK membuka jurusan Tata Boga dan Perhotelan. Namun kedepan, Duta Besar akan mendukung pembukaan jurusan Mekanik. “Baru-baru ini Duta Besar Rusdi Kirana juga telah memberikan beasiswa kepada 2 anak CLC yang telah lulus tes pendidikan Pilot dan Flight Attendant di Angkasa Aviation Academy,” papar Atdikbud.

Pada tahun 2018, sebanyak 123 siswa TKI diterima dan mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan di Universitas Top di Indonesia. Untuk itu, Atdikbud meminta kepada para guru CLC dan SIKK terus mendorong siswanya agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Merespon acara tersebut, Duta Besar Rusdi Kirana menyampaikan apresiasinya kepada Atdikbud Prof. Ari Purbayanto yang begitu gigih memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Apresiasi serupa juga disampaikan kepada Konjen RI Kota Kinabalu, Konjen RI Kuching, dan Konsul RI Tawau. “Kita semua akan sangat merasakan kehilangan sosok berwawasan global dan memiliki empati tinggi terhadap pendidikan anak Indonesia di Malaysia. Untuk itu saya ingin sekali Prof. Ari tetap berkenan memberikan perhatian kepada pendidikan anak-anak ini walaupun sudah kembali ke tanah air,” harap Duta Besar.

Setelah acara dialog interaktif Dubes dan masyarakat Indonesia, rombongan melanjutkan perjalanan mengunjungi CLC Lumadan Beufort yang memakan waktu dua jam perjalanan dari Kota Kinabalu. Rasa letih hilang dengan sambutan meriah guru dan siswa sambil mengibarkan bendera kecil di tangan masing-masing dan menyanyikan lagu selamat datang. Kepada masyarakat Indonesia di Lumadan, Dubes berjanji akan membantu mereka mendapatkan paspor dan juga membangun pendidikan bagi anak-anak mereka di sana. (ES)

administratorKegiatan Atase Pendidikan
  Kota Kinabalu-atdikbudkl.org: Duta Besar Rusdi Kirana menghadiri acara Temu Kangen dengan para guru dan siswa sekaligus syukuran telah dimulainya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Kamis, 22 November 2018. Acara yang berlangsung di gelanggang olahraga SIKK itu, dihadiri oleh Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu Krishna Jaelani, Konsul...