Kuala Lumpur- atdikbudkl.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Kurikulum 2013, Sabtu (24/11/2018) pagi. Kegiatan pelatihan berlangsung selama lima hari (23-27 November 2018) dan diikuti oleh semua guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SIKL Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., dua orang pemateri dari PKLK Kemdikbud Dr. Burhanuddin dan dari Microsoft Edy Thomas Suharta, M.Pd.

Pelatihan kali ini, menitikberatkan konsep menyusun soal ujian yang berkualitas atau High Order Thinking Order (HOTS) sebagaimana yang diharapkan dari pengembangan Kurikulum 2013.

Dalam sambutannya, Atdikbud menegaskan bahwa guru dituntut memiliki nilai sosial dan kepribadian tinggi serta memiliki kreativitas mengajar yang inovatif supaya tidak terjadi suasana membosankan selama berada di dalam kelas. “Dengan demikian siswa pasti akan cinta belajar dan lebih taat akan disiplin sekolah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, kepala sekolah Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., menyampaikan bahwa Kemdikbud RI sudah memberikan kebenaran kepada kelompok muasyawarah guru mata pelajaran (MGMP) Sekolah Indonesia Kuala Lumpur untuk menyusun sendiri soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN).

Dalam waktu dekat segera menetapkan MGMP-SIKL. “Untuk itu, kita akan segera membentuk tim penulis soal menjelang pelaksanaan ujian April mendatang,” tegas kepala sekolah. (THS)

 

EditorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Kuala Lumpur- atdikbudkl.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Kurikulum 2013, Sabtu (24/11/2018) pagi. Kegiatan pelatihan berlangsung selama lima hari (23-27 November 2018) dan diikuti oleh semua guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah SIKL Drs....