Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto saat seminar dan bedah buku di kampus UPI

Bandung-atdikbud.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ari Purbayanto menjadi Narasumber pada Seminar Nasional dan Bedah Buku di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Kamis 20 Desember 2018.

Seminar membahas seputar penguatan kapasitas dan aksesibilitas satuan pendidikan masyarakat yang disebut Community Learning Center (CLC) dalam pemberdayaan masyarakat marginal.

Seminar dibuka oleh Wakil Rektor IV UPI Prof. Didi Supriyadi, M.A., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa walaupun UPI belum dapat menjadi salah satu penyumbang tenaga pengajar bagi 70.000 anak WNI di Malaysia karena keterbatasan anggaran, namun diharapkan dalam waktu dekat program PPL S2 internasional untuk mengajar di CLC dapat terwujud.

Beberapa narasumber lain yang turut hadir Dr. Tjitji Wartisah (PAUD Asmaul Husna), Yanti Lidiati, S.E. (PKBM An-Nur), Santi Susanti, S.Pd. (PKBM Bina Cipta Ujung Berung) sebagai Panel Best Practices, serta Irfan Karim, M.Pd. (Kasi Kelembagaan & Peserta Didik, Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Kemdikbud RI) dan Dr. Asep Saepudin (Ketua Lab. Pendidikan Masyarakat UPI).

Pada kesempatan tersebut Atdikbud menyampaikan pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama memberikan layanan pendidikan kepada WNI di Malaysia, khususnya pendirian community learning center (CLC) bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia. Hingga Juni 2018, sebanyak 54 CLC telah memberikan layanan pendidikan dasar kepada lebih dari 2000 anak-anak Indonesia di Sarawak.

“Atdikbud tidak dapat menjamin masa depan anak-anak WNI di Malaysia terutama di ladang-ladang sawit, namun melalui pendidikan masa depan mereka akan lebih baik,” jelas Prof Ari.

Untuk itu, Atdikbud bersama dengan Duta Besar RI untuk Malaysia turun ke ladang yang jaraknya cukup jauh dan sulit dijangkau untuk memberikan motivasi kepada para orangtua siswa agar menyekolahkan anaknya.

Untuk menjamin mutu pendidikan WNI di Malaysia, Atdikbud menyelenggarakan In House Traning guru-guru lokal (pamong) Indonesia di Malaysia serta penyelenggaraan ajang kompetisi sains, seni dan olahraga untuk para siswa Sekolah Indonesia di Malaysia serta siswa CLC sejak 2015.

Acara dilanjutkan dengan Bedah Buku “Kuntum Bunga Bangsa di Ladang Sawit Malaysia” oleh Ineu Rachmawati, pegiat Volunteerism Teaching Indonesian Children (VTIC) foundation. Bedah buku diawali dengan tayangan video mengenai kegiatan Prof Ari Purbayanto selama menjabat sebagai Atdikbud KBRI Kuala Lumpur. (ESW)

EditorKegiatan Atase Pendidikan
Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto saat seminar dan bedah buku di kampus UPI Bandung-atdikbud.org: Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ari Purbayanto menjadi Narasumber pada Seminar Nasional dan Bedah Buku di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Kamis 20 Desember 2018. Seminar membahas seputar...