Prof.Dr.Ir. Ari Purbayanto, M.Sc adalah Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) yang ditugaskan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 47991/A4.4/KP/2014 tanggal 7 Mei 2014 dan Surat Keputusan Menteri Luar Negeri Nomor: 04451/B/KP/VI/2014 tanggal 27 Juni 2014, tentang Penetapan Atase Pendidikan pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia mulai aktif melaksanakan tugas sejak serah terima tugas pada tanggal 23 Juli 2014, untuk masa penugasan selama 3,5 tahun.

Berdasarkan Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 0466/MPK.A/RMS/KP/2014 tanggal 17 Juli 2014 yang ditujukan Kepada Duta Besar RI di Kuala Lumpur, disampaikan tugas rutin Atdikbud sebagai berikut:

1)    Meningkatkan kerjasama bidang pendidikan, kebudayaan, penelitian, IPTEK antara kedua negara;

2)    Menyelenggarakan pendidikan bahasa dan kebudayaan Indonesia di Malaysia;

3)    Menyampaikan saran dan rekomendasi kebijakan pendidikan dan kebudayaan;

4)    Mengikuti pertemuan mengenai pendidikan, kebudayaan, IPTEK dalam wilayah akreditasinya;

5)    Membina para pelajar, mahasiswa dan karyasiswa di Malaysia dalam rangka meningkatkan rasa kebangsaan dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat Malaysia;

6)    Membina, memfasilitasi, berperan serta aktif dalam penyelenggaraan Sekolah Indonesia di Malaysia;

7)    Membantu menyalurkan bantuan beasiswa Kementerian Pendidikan dan kebudayaan kepada para pihak penerima;

Dalam melaksanakan tugas rutin, Atdikbud dibantu oleh 5 (lima) orang staf lokal KBRI Kuala Lumpur, yaitu:

  • Prathiwy Soejono, staf kesekretariatan yang membantu tugas Atdikbud dalam meningkatkan kerjasama pendidikan dan kebudayaan, pembinaan pelajar, mahasiswa dan karyasiswa, serta pendidikan non-formal.
  • Acep Nandang Ridwan, staf keuangan dan pencatatan/pengadministrasian barang milik negara (BMN), serta tugas administratif lainnya.
  • Endang Salahshinta Wagiastuti, staf administrasi yang membantu tugas Atdikbud dalam menerima kunjungan tamu, membina Sekolah Indonesia/CLC, penyelenggaraan pendidikan bahasa dan kebudayaan, konter pendidikan, dll.
  • Endang Dewi Astuti, staf administrasi yang membantu tugas Atdikbud dalam menerima kunjungan tamu, membina Sekolah Indonesia/CLC, penyelenggaraan praktek kerja industri SMK, konter pendidikan, dll.
  • Dadang, pengemudi dan perawatan kendaraan operasional Atdikbud.

Khusus untuk pembinaan Community Learning Center (CLC) di wilayah Sabah dan Sarawak, Atdikbud dibantu oleh 3 (tiga) orang staf Koordinator Penghubung (KP) CLC. Ketiga orang Koordinator Penghubung tersebut, yaitu:

  • Heri Cahyadi, KP Kota Kinabalu Sabah.
  • Pardianto, KP Tawau Sabah.
  • Nasrullah Ali Fauzi, KP Sarawak.