Dari kiri tampak Wakil Dubes RI, Atdikbud, Kepala Sekolah SIKL dan Home Staf serta para guru SIKL menyalami para siswa di hari pertama sekolah, Senin (17/7/2017).

Kuala Lumpur – SIKL: Warga Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), hari ini memulai Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan mengikuti upacara bendera, Senin (17/7/2017). Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Bpk. Andreano Erwin yang diikuti oleh oleh para guru dan staf serta seluruh siswa SIKL. Upacara awal tahun pelajaran tersebut juga diikuti oleh berbagai unsur masyarakat seperti Home Staff dan Lokal Staf KBRI Kuala Lumpur, ketua dan anggota Komite Sekolah dan para wali murid yang pada pagi itu mengantar putra-putrinya bersekolah.

Petugas pengibar bendera terdiri dari pasukan Paskibraka KBRI Kuala Lumpur yang merupakan siswa-siswi SIKL. pada tanggal 17 Agustus 2018 mendatang, mereka diamanantkan bertugas mengibarkan bendera merah putih di KBRI Kuala Lumpur pada upacara peringatan HUT RI ke 72.

Dalam amanatnya, Wakil Duta Besar berpesan kepada semua pihak terutama wali murid untuk mendukung jalannya kegiatan belajar mengajar di SIKL yang mengacu pada UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Sejalan dengan itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mendapat tugas untuk merealisasikan program Penguatan Pendidikan Karakter dimana pada jenjang pendidikan dasar harus 70% porsi pendidikan karakternya. Penguatan pendidikan karakter tersebut lebih merupakan pengejawantahan dari Visi dan Misi kabinet kerja di bidang pendidikan yang tertuang dalam Nawa Cita Pemerintah.

Wakil Duta Besar juga berpesan kepada para guru SIKL untuk senantiasa meningkatkan dan mengembangkan kemampuan diri. “Tugas guru sangat berat karena merupakan tonggak pembangunan karakter peserta didik. Untuk itu, pendidikan karakter harus dominan dalam setiap mata pelajaran yang diajarkan dan guru harus memperhatikan aspek kognitif siswa dengan baik dan seksama,” ungkapnya.

Seusai upacara, diadakan acara halal-bihalal bagi semua peserta upacara dengan bersalam-salaman.(THS)

EditorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Kuala Lumpur – SIKL: Warga Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), hari ini memulai Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan mengikuti upacara bendera, Senin (17/7/2017). Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Bpk. Andreano Erwin yang diikuti oleh oleh para guru dan staf serta seluruh siswa SIKL. Upacara awal...