Kota Kinabalu-atdikbudkl.org: Dalam kesempatan kunjungannya ke Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Sabah, Dubes Agustinus Sumartono berbagi ilmu tentang Etika dan Komunikasi Efektif kepada para guru SIKK. Di awal pemaparan materinya Dubes Sumartono menyampaikan pertanyaan, apakah ada diantara ibu/bapak guru yang sudah pernah mencoba menulis?. Beberapa guru menjawab, telah memiliki pengalaman menulis artikel opini, catatan harian dan tulisan ilmiah dalam bentuk buku pelajaran. Ini sebuah awal yang baik, dan ibu/bapak guru harus terus mengasah kemampuannya menulis untuk dipublikasikan di media cetak, daring (online), maupun buku yang dicetak oleh penerbit ataupun minimal dicetak sendiri, ditegaskan Dubes Sumartono mengawali motivasi kepada para guru SIKK.

Beliau selanjutnya menjelaskan teknik dan kiat-kiat menulis serta memublikasikannya, dibumbui dengan ceritera-ceritera pengalaman beliau menulis. Para guru hendaknya memberikan pekerjaan rumah kepada para siswanya untuk menulis pada waktu hari libur, karena kegiatan menulis sebaiknya dilakukan sejak usia dini, imbuhnya. Selain itu, beliau menyampaikan perlunya para guru untuk membaca agar dapat membuka jendela wawasan sehingga dapat menulis dengan baik.

Kegiatan Motivasi Etika dan Komunikasi Efektif bagi guru-guru SIKK ini dilaksanakan di ruang pertemuan SIKK pada tanggal 8 Agustus 2017. Hadir di acara ini Konjen RI Kota Kinabalu, Ahmad D.H. Irfan yang telah mengundang Dubes Agustinus Sumartono. Dijelaskan oleh Konjen Irfan bahwa Dubes Sumartono sebelumnya telah bertugas sebagai Dubes RI Namibia, beliau memiliki pengalaman yang panjang di bidang komunikasi dan penulisan. Oleh karena itu, kesempatan yang baik bagi para guru SIKK untuk memperoleh ilmu langsung dari beliau.

Hadir pula dalam acara ini Konjen RI Johor Bahru, Koordinator Fungsi pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur dan Kepala SIKK.

Pada kesempatan sambutan singkatnya, Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto memulainya dengan salam literasi untuk memberikan semangat kepada para guru SIKK. Atdikbud juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting karena para guru akan mendapatkan kiat-kiat untuk mengekspose diri melalui tulisan. Kegiatan ini juga sesuai dengan salah satu program pemerintah saat ini yaitu menggalakkan program literasi.

Diharapkan para guru SIKK dapat mulai menulis buku agar tidak kalah dengan guru-guru CLC yang telah berhasil menulis buku yang diterbitkan dan didistribusikan secara nasional. Untuk itu, setelah kegiatan ini berakhir, guru-guru diharapkan dapat mulai untuk menulis, minimal dapat mengisi kolom berita pada laman (website) SIKK, jelas Prof. Ari mengakhiri sambutannya. [ESW]

administratorKegiatan Atase PendidikanKegiatan Sekolah Indonesia di Malaysia
Kota Kinabalu-atdikbudkl.org: Dalam kesempatan kunjungannya ke Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) Sabah, Dubes Agustinus Sumartono berbagi ilmu tentang Etika dan Komunikasi Efektif kepada para guru SIKK. Di awal pemaparan materinya Dubes Sumartono menyampaikan pertanyaan, apakah ada diantara ibu/bapak guru yang sudah pernah mencoba menulis?. Beberapa guru menjawab, telah memiliki...