Salatiga-atdikbudkl.org: Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd.
kembali melanjutkan kerjasama pendidikan melalui MoU PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) mahasiswa di SILN Malaysia dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, MSc.

Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin sejak 2011 yang lalu, kini diteken kembali pada hari Jumat 20 April 2018. Ikutserta menanda tangani sebagai saksi Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs.H.Agustinus Suharto, M.Pd., dan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, IAIN Salatiga, Moh. Khuses, M.Ag., M.A.

Setelah penandatanganan MoU acara dilanjutkan dengan seminar bertema “Strengthing Higher Educational Institution in Bilateral Cooperation with Malaysia” oleh Prof. Dr. Ari Purbayanto, M.Sc., yang mennggaris bawahi bahwa dengan ditanda tanganinya MoU ini, mahasiswa IAIN Salatiga sudah bisa melaksanakan program PPL di 3 Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dan 300 Community Learning Center (CLC) di Malaysia.

Lebih lanjut Prof. Ari menekankan bahwa UU No. 20 Tahun 2003, menyebutkan tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun pada kenyataannnya 60% angkatan kerja di Indonesia hanya mengantongi ijazah SMP bahkan hanya SD. Hal ini menyebabkan daya saing kita rendah dibandingkan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) negara Malaysia yang mengusung konsep Malaysia Education Pathway sehingga SDM Malaysia lebih unggul. Sedangkan para guru dan dosen di Indonesia kebanyakan masih menggunakan paradigma alat ukur kemampuan siswa dengan nilai angka sehingga rendah dalam hal membuat resume karakter siswa.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas mahasiswa yg berdaya saing global, universitas harus mampu memanfaatkan peluang kerjasama dengan institusi dan perguruan tinggi yang berkualitas di luar negeri.

Prof.Ari mengingatkan kerja sama tersebut harus menganut konsep kesetaraan agar masing-masing kampus mendapatkan manfaat yang sama, seperti dalam hal peluang beasiswa, kolaborasi riset, publikasi jurnal, dan pertukaran mahasiswa.

Sementara itu, Rektor IAIN Salatiga Dr. Rahmat Hariyadi dalam sambutannya menyampaikan misi program khusus internasional yang dibuat sejak tahun 2011 adalah untuk menyampaikan ajaran Islam keseluruh dunia dengan menggunakan bahasa internasional yakni Inggris dan Arab.

Melalui program PPL, mahasiswa diharapkan dapat mempunyai wawasan global dalam menyebarkan ajaran Islam sehingga terlihat harmonis. Hal ini penting untuk membuka imajinasi dan wawasan berfikir mahasiswa di tengah era globalisasi.

Turut menjadi pembicara dalam kesempatan tersebut yaitu Kasi Kerjasama Amerop Subdit PKLN Kemdikbud, Dr. Yahya Sutarya dan Kabag TKLN Kemsetneg, Muhammad Faturaji yang membahas peluang pendidikan dan beasiswa di luar negeri. (EF)

administratorKegiatan Atase PendidikanKerjasama
Salatiga-atdikbudkl.org: Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd. kembali melanjutkan kerjasama pendidikan melalui MoU PPL (Praktek Pengalaman Lapangan) mahasiswa di SILN Malaysia dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, MSc. Memorandum of Understanding (MoU) yang telah terjalin sejak 2011 yang lalu,...