Tim PKLN bersama Atdikbud dan staf seusai rakor di Seremban, Negeri Sembilan.

Seremban– atdikbudkl.org: Rapat Koordinasi Internal Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur tahun 2018 dilaksanakan pada tanggal 21-23 Desember 2018 di Seremban, Negeri Sembilan. Tujuannya untuk mereview kinerja pengelolaan anggaran 2018 dan memastikan pengelolaan DIPA satuan kerja Atdikbud tahun anggaran 2019 agar dapat berjalan sesuai target serapan anggaran oleh Atdikbud yang baru nanti. Dalam rakor internal diestimasi nilai anggaran yang harus diserap per bulan dan per semestar serta kecepatan revolving anggaran, khususnya untuk pembayaran honorarium guru SIKL, SIKK dan SIJB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Penghubung CLC Malaysia, Tim Biro PKLN Kemdikbud RI dan seluruh staf pada satuan kerja Atdikbud KBRI Kuala Lumpur.

Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof Ari Purbayanto dalam sambutannya membahas estafet tugas dengan Atdikbud periode selanjutnya, serta menguatkan visi Duta Besar RI Kuala Lumpur bagi pelayanan anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia, khususnya di perkebunan sawit Sabah dan Sarawak.

“Ada beberapa PR besar yang masih harus diselesaikan antara lain pengawalan target pendirian CLC baru hingga 100 CLC di Sarawak, pembangunan gedung SMK SIKK dan pendirian SMK Sekolah Indonesia Johor Bahru, peningkatan pelayanan serta pendanaan penyelenggaraan Ujian Paket A di Sabah, serta mewujudkan sekolah garis depan (SGD) boarding school di Kota Batam dan Pulau Sebatik,” papar Atdikbud.

Disampaikan juga bahwa kegiatan besar seperti Kompetesi Sains, Seni dan Olahraga (KS20), Rumah Budaya Indonesia (RBI), dan pelatihan peningkatan kompetensi guru SILN dan CLC Malaysia tetap dapat dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Sementara itu, Kasubag Fasilitasi Adikbud dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), Biro PKLN Setjen Kemdikbud RI, Rekso Grahara Suhadi, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan pengelolaan anggaran dana Satuan Kerja Atdikbud KBRI Kuala Lumpur, terutama untuk pengelolaan dana honor guru SILN di Malaysia.

Kinerja Atdikbud dan juga penggunaan anggaran di satker Atdikbud dinilai sudah sangat baik dan bisa dijadikan acuan selanjutnya. “Rancangan anggaran Atdikbud KBRI Kuala Lumpur tahun 2018, dapat dijadikan acuan bagi pelaksanaan program kerja Atdikbud KBRI Kuala Lumpur tahun 2019,” ujar Rekso.(EDA/PS)

EditorKegiatan Atase Pendidikan
Tim PKLN bersama Atdikbud dan staf seusai rakor di Seremban, Negeri Sembilan. Seremban– atdikbudkl.org: Rapat Koordinasi Internal Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur tahun 2018 dilaksanakan pada tanggal 21-23 Desember 2018 di Seremban, Negeri Sembilan. Tujuannya untuk mereview kinerja pengelolaan anggaran 2018 dan memastikan pengelolaan DIPA ...